Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

GAYO-ALAS · 26 May 2024 21:51 WIB ·

Tak Miliki Izin, Masyarakat Minta Pj Bupati Mirzuan Tutup Toko Makanan Siap Saji di Takengon


 Tak Miliki Izin, Masyarakat Minta Pj Bupati Mirzuan Tutup Toko Makanan Siap Saji di Takengon Perbesar

RAKYAT ACEH | TAKENGON – Warga lorong 1001, Dusun Kemala Pangkat, Desa Kemili, Kecamatan Bebesen kecewa terhadap pemerintah dibawah pimpinan Pj Mirzuan MT.

Kekecewaan masyarakat terkait beroperasinya toko penjual makanan siap saji yang tidak menghiraukan dampak lingkungan.

Baru satu minggu toko tersebut dibuka warga lorong 1001 mencium bau amis dan asem dari hasil pembuangan dari toko makanan siap saji tadi.

Bau muncul diperkirakan warga karena toko tadi tidak mempunyai lubang pembuangan sendiri untuk ipal layaknya pembuangan kotoran yang dapat menimbulkan limbah.

“Harusnya toko itu mempunyai lubang pembuangan sendiri. Tidak boleh hasil cuci mereka dibuang ke saluran warga. Itu akan berakibat fatal,” ujar Abrar, pengiat lingkungan di Aceh Tengah.

Abrar meyakini bahwa toko siap saji itu tidak memiliki Amdal terhadap usahanya. “Kita bisa menduga begitu. Usaha itu kita duga tidak ada  memiliki Amdal dan HO,” ujar Abrar.

Abrar meminta Penjabat Bupati Mirzuan MT dan Sekda Subhandhy, menutup toko makanan siap saji itu karena akan menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat sekitar.

Subhan Sahara, Kadis Lingkungan Hidup kepada mengatakan, bahwa usaha itu belum memiliki ijin. “Setahu kami belum memiliki ijin usaha tersebut,” ujar Subhan Sahara, dalam grup bercakapan desa.

Begitu juga Teuku Alaidinsyah, kepala kantor Perizinan. Kata Alaidinsyah mereka juga sudah mengusulkan agar izin diurus dulu. “Tidak cukup bisa izin kolektif,” kata Alaidinsyah melalui whatsapp.

Warga yang tinggal dilorong 1001 meminta Pj Bupati Mirzuan.MT segera menutup toko tersebut, sebelum warga bergerak.

“Kami berharap pemerintah menutup usaha yang diduga belum mempunyai izin itu. Dan menimbulkan dampak lingkungan yang tidak baik bagi kesehatan kami,” ujar Aman Mude, warga lorong 1001. (jur/hra)

Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Asik main judi online, dua warga Aceh Tengah diringkus polisi

23 June 2024 - 17:19 WIB

Polres Aceh Barat Patroli Malam Hari Cegah Pornografi dan Judi Daring

23 June 2024 - 14:48 WIB

Peluang Shin Tae-yong Latih Korea Selatan Menguat, Berikut Pernyataan Erick Thohir

23 June 2024 - 14:39 WIB

Kadisdik Tekankan Pesan Mulia Himne Aceh pada Pembukaan Rakor DAK Fisik SMA dan SLB

22 June 2024 - 14:13 WIB

7 Jemaah Haji Asal Provinsi Aceh Meninggal Dunia di Arab Saudi

21 June 2024 - 15:19 WIB

Lionel Messi Pecahkan Rekor Penampilan Terbanyak pada Ajang Copa America

21 June 2024 - 15:11 WIB

Trending di OLAHRAGA