Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 5 Jun 2024 11:04 WIB ·

LAHAN INDUSTRI DAN RESIDENSIAL IMIA 155 Hektar untuk Investor


 Foto : Halal Bi Halal PT PIM dengan Wartawan -Ist Perbesar

Foto : Halal Bi Halal PT PIM dengan Wartawan -Ist

RAKYAT ACEH|KRUENG GEUKUEH: Iskandar Muda Industrial Area (IMIA) merupakan lahan eks PT Asean Aceh Fertilizer (AAF) yang diakuisisi oleh PIM digunakan sebagai lahan pengembangan Perusahaan dan komersialisasi bagi Investor.

Lahan IMIA memiliki luas total sebesar 155 Hektar dimana lahan yang tersedia untuk pengembangan GIC di lahan Industri adalah 100 hektar dan letaknya sangat strategis dengan jalur perdagangan dunia, yaitu Selat Malaka dan Terusan KRA Thailand dan di sini juga tersedia fasilitas Dermaga/Pelabuhan Ex.pabrik AAF.

IMIA ini terletak dalam Kawasan Ekonomi Khusus Arun-Lhokseumawe, dimana banyak kemudahan dan fasilitas yang dapat diberikan kepada calon Investor. Potensial, antara lain Tax Holiday dan Tax Allowance, hal ini sesuai dengan Permen Keuangan No. 237 /PMK.010/2020 tentang Perlakuan Perpajakan, Kepabeanan dan Cukai pada Kawasan Ekonomi Khusus.
Demikian disampaikan Vice Presiden TJLS & Humas PT PIM, Saiful Rakjab didampingi staf Dirut Bidang IMIA PT PIM, Saifuddin Noerdin kepada wartawan ketika kegiatan Halal Bi Halal rekan media 2024 yang dilaksanakan Harbour Cafe di kawasan pelabuhan PT PIM< Selasa 4 Juni 2024.

Pengembangan lahan Industri di IMIA tersebut dapat disampaikan bahwa PIM akan mengelola Pabrik H2O2 peninggalan dari Ex. Pabrik AAF dulu secara internal dan Insyaa Allah akan berproduksi dalam beberap bulan ke depan, kemudian rencananya PIM akan membangun pabrik Methanol dengan luas area 10 Ha dan pabrik Blue Ammonia dengan luas lahan yang dibutukhan sekitar 6 Ha. Disamping itu lahan IMIA tersebut juga telah ada MoU antara PT Pupuk Indonesia (Persero) sebagai induk

Perusahaan pupuk dengan Perusahaan asal Jerman yaitu Augustus Global Investment (AGI) yang rencananya akan membangun pabrik Green Hydrogen, AGI juga telah menyampaikan surat minat untuk lahan tersebut kepada PT PIM, hal ini sedang dalam kajian PIM.

Ada 2 (dua) Perusahaan yang telah menjalin Kerjasama dengan PIM dalam penyewaan lahan di IMIA, yaitu PT Amanah Tamiang Perkasa (ATP) bergerak dalam bidang Cangkang Sawit untuk tujuan ekspor ke Asia dan Eropa. ATP menyewalahan IMIA selama 2 tahun. Kemudian PT Global Terminal Services (GTS) telah melakukan sewa lahan dengan jangka waktu 5 tahun yang bergerak dalam bidang Shorebase bekerjasama dengan Zaratex.

Selain itu ada beberapa calon tenant/investor nasional yang berminat menyewa lahan di IMIA selain bisnis cangkang sawit dan shorebase, antara lain wood chip dll. Baru baru ini aja juga satu Perusahaan yang bergerak di bidang shorebase berminat menyewa lahan di IMIA seluas 7 Ha, namun ini baru penjajakan dan belum berkontrak dengan PIM.(ung)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Asik main judi online, dua warga Aceh Tengah diringkus polisi

23 June 2024 - 17:19 WIB

Kodim 0102/Pidie Gelar Apel Gabungan dan Sidak Handphone Prajurit Cegah Judi Online

21 June 2024 - 14:23 WIB

Polisi Limpahkan Ibu dan Selingkuhan Kasus Pembunuhan Anak kepada Jaksa

20 June 2024 - 20:37 WIB

Bermain di Pantai Saat Libur Lebaran, Tiga Anak Terseret Arus Pantai Bantayan

19 June 2024 - 10:18 WIB

Dandim 0102/Pidie Serahkan Daging Kurban Kepada Anak Yatim, Fakir Miskin dan Warakawuri

18 June 2024 - 16:52 WIB

Rudapaksa Anak Dibawah Umur dan Sebarkan Foto Bugil, Oknum Guru Ngaji Ditangkap

14 June 2024 - 20:42 WIB

Trending di DAERAH