Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

METROPOLIS · 8 Jun 2024 17:47 WIB ·

Aceh Ikut Breaking Dance di Moskow


 Aceh Ikut Breaking Dance di Moskow Perbesar

RAKYAT ACEH | Banda Aceh – Pengprov Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Aceh mengirimkan satu atlet dan satu pelatih mengikuti Kejuaraan Internasional breaking dance di Moskow. Rusia tanggal 22-23 Juni 2024.

Mereka adalah, pelatih Nainunis dan atlet Suryadi. Dan dari Aceh akan bergabung di Jakarta bersama atlet nasional lainnya.

Dari Aceh Nainunis dipercaya Indonesia sebagai tim leader menuju negeri Rusia. ‘Kita diundang oleh negara itu termasuk semua fasilitas ditanggung’ ujar Ketua Pengprov IODI Aceh, Khairul Riza, SPd. Sabtu (8/6).

Dalam surat undangan itu disebutkan setiap negara mengirimkan 8 orang (1 leader, 1 pelatih, 6 atlet)

BRICS Games merupakan acara multi-olahraga tahunan yang diselenggarakan oleh negara-negara BRICS.

Kementrian Olahraga Rusia bekerjasama dengan Devisi Breaking Dancesport Rusia untuk menyeleanggarakan Kejuaraan International Breaking, dengan mengundang peserta dari berbagai negara.

Nomor yang di pertandingkan, 1 vs 1 Breaking girl, 1 vs 1 Breaking boy dan 4 vs 4 Crew Battle

Kita harapkan dengan kejuaraan ini sebagai menuju persiapan PON XXI Aceh – Sumut tanggal 8 – 20 September 2024.

Acara pelepasan dilakukan Kepala Dinas Pariwisata Aceh Almuniza Kamal dan Ketua Pelatda Aceh KONI Aceh, Bachtiar Hasan, dari KORMI Marliah Usman dan penggiat Seni Samsul Bahri (Sarjev).

Almuniza mengatakan semoga IODI Aceh mampu membawa nama Aceh di kancah Internasional.

‘Memang koq bisa dance ada di ujung sumatera Aceh, tetapi inilah seni dan orang luar pun memakluminya dan bisa diterima dan sangat terbuka’, ujarnya.

Dengan seni kita (Aceh) mampu berkiprah di even seni tingkat dunia ‘meu so so ureung jeut tampil di lua nanggroe’ ungkap Almuniza.

Maka dengan kreatifitas seni Aceh mampu berkiprah di negara maju di mata dunia dengan komunikasi dan attitude dan etika syariah.

‘Tunjukkan bahwa Aceh kini sangat aman dan terbuka dalam segala hal khususnya di pentas olahraga dan seni’ ini dapat dilihat bahwa Aceh menjadi tuan rumah PON tahun 2024, demikian kata Bachtiar yang juga Wakil Ketua KONI Aceh. (imj)

Artikel ini telah dibaca 115 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Tema Khutbah Idul Adha 1445 H Para Pengurus ISAD di Sejumlah Masjid di Aceh, Tgk Mustafa Husen di Aceh Barat, Tgk Alwy Akbar di Langsa

15 June 2024 - 12:43 WIB

SEMMI Aceh Udang Khusus Muhammad Nazar Untuk Sampaikan Orasi Ilmiah

14 June 2024 - 22:24 WIB

Ibrahim Anak Berkewarganegaraan Ganda Pilih Jadi WNI, Ini Kata Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM

14 June 2024 - 22:21 WIB

Musannif dan Fachrul Razi Siap Pimpin Aceh Besar dan Banda Aceh

14 June 2024 - 19:10 WIB

Babinsa Koramil Darul Kamal Bantu Pompanisasi untuk Sawah Penduduk

14 June 2024 - 18:23 WIB

Tasyakur Al-Qur’an Dayah Nurul Fikri Aceh Dihiasi Pengibaran Bendera Palestina dan Indonesia

14 June 2024 - 16:03 WIB

Trending di METROPOLIS