Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

EKBIS · 8 Jun 2024 10:52 WIB ·

Teknologi Biofuel di Aceh: Langkah Menuju KemandirianEnergi dan Kelestarian Lingkungan


 Teknologi Biofuel di Aceh: Langkah Menuju KemandirianEnergi dan Kelestarian Lingkungan Perbesar

RAKYAT ACEH | Aceh, yang dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kekayaanalam melimpah di Indonesia, kini menjadi sorotan denganinovasi terbarunya dalam pengembangan biofuel. Proyekambisius ini memanfaatkan limbah kelapa sawit dan tanamanjarak sebagai bahan baku utama untuk menghasilkan biofuel, sebuah langkah signifikan menuju kemandirian energi dan pelestarian lingkungan.

Inisiatif ini diharapkan dapatmengurangi ketergantungan Aceh pada bahan bakar fosilsekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakatsetempat. Dengan memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah, Aceh seharusnya bisa berkomitmen menghadirkansolusi energi terbarukan yang berkelanjutan.

Potensi energiterbarukan yang ada di seluruh Aceh terdiri dari energi air sebesar 5.147 MW di 70 lokasi, energi panas bumi sebesar 1.143 MW di 22 lapangan panas bumi, energi surya sebesar 7.881 MWe, energi bayu/angin sebesar 231 Mwe dan bioenergi: 1.174 MW (Antara, 2023).

Pemerintah Aceh (2023) menyadari potensi besar dari biofuel, telah meluncurkan berbagai kebijakan yang tertuang dalamRancangan Akhir Rencana Strategis (RENSTRA) Tahun 2023-2026 melalui Dinas ESDM Aceh dalam pengelolaan energiuntuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasardengan program prioritas energi dan ketenagalistrikan. Insentifpajak, subsidi untuk penelitian, dan dukungan finansial bagiindustri biofuel adalah beberapa langkah konkret yang diambil. Selain itu, kerjasama dengan universitas-universitas terkemukadan perusahaan swasta menjadi kunci dalam mempercepatinovasi dan implementasi teknologi ini.

Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2006 tentang KebijakanEnergi Nasional, mentargetkan substitusi biofuel pada tahun2024 adalah minimal 5% terhadap konsumsi energi nasional, serta Inpres Nomor 1 Tahun 2006 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati (Biofuel) sebagai Bahan Bakar Lain, menunjukkan keseriusan Pemerintah dalampenyediaan dan pengembangan bahan bakar nabati, diantaranyabioetanol dan biodiesel (Fauziah & Hidayatullah, 2023). Menurut Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Aceh Mahdinur, Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2023 tentang Urusan Pemerintahan Konkuren Tambahandi Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral Pada Sub BidangEnergi Baru Terbarukan juga secara subtansial telah menambahkewenangan daerah dalam mengelola dan menghasilkan energiterbarukan (Antara, 2023).

Proses produksi biofuel di Aceh melibatkan teknologitransesterifikasi yang mengubah minyak kelapa sawit dan jarakmenjadi biodiesel. Transesterifikasi adalah metode yang paling umum dalam memproses trigliserida menjadi produk biodiesel. Minyak nabati dibiarkan bercampur bersama alkohol primer. Reaksi ini membutuhkan alkohol yang berantai pendek (seperti: metanol dan alkohol) untuk menghasilkan metil ester asamlemak atau FAME (Feng et al., 2017; Laosuttiwong et al., 2018). Teknologi ini tidak hanya efektif tetapi juga ramah lingkungan. Proses ini memungkinkan penggunaan limbah pertanian yang sebelumnya tidak terpakai, mengurangi emisi gas rumah kacasecara signifikan dibandingkan dengan bahan bakar fosil (de Medeiros et al., 2020). Dengan demikian, Aceh menunjukkankomitmen yang kuat dalam menjaga keseimbangan ekologis.

Tingginya harga minyak bumi menaikkan harga-hargakomoditas dan orang-orang termiskinlah yang mendapatpengaruh terburuk. Sehingga mengurangi beban bangsa pada impor minyak bumi dengan memperluas penggunaan biofuel dapat mengontrol harga-harga sampai batas tertentu (Kuss et al., 2015). Kenaikan penggunaan biofuel meningkatkan peluangkerja bagi masyarakat pedesaan, mengingat produksi biofuel perlu dilakukan di dekat area produksi bahan baku untukmenghindari tingginya biaya transportasi bahan baku yang biasanya berukuran besar. Petani kelapa sawit dan jarak kinimemiliki sumber pendapatan tambahan dari penjualan bahanbaku biofuel. Industri pengolahan biofuel menciptakan lapangankerja baru, yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat local (Al-Hakim, 2020). Ini menunjukkan bagaimana teknologi hijaudapat memberikan dampak positif pada perekonomian daerah.

Manfaat ekonomi dari pengembangan biofuel juga sangat terasadi masyarakat. Petani kelapa sawit dan jarak kini memilikisumber pendapatan tambahan dari penjualan bahan baku biofuel. Industri pengolahan biofuel menciptakan lapangan kerja baru, yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Ini menunjukkan bagaimana teknologi hijau dapat memberikandampak positif pada perekonomian daerah (USAID, 2009). Penggunaan biodiesel juga mulai diterapkan di sektortransportasi. Bus dan truk di beberapa wilayah Aceh sekarangberoperasi dengan menggunakan biodiesel, yang membantu mengurangi polusi udara dan konsumsi bahan bakar fosil. Pemerintah Aceh berencana memperluas penggunaan biodiesel ke sektor industri dan rumah tangga, menjadikannya bagian daristrategi energi jangka panjang.

Pengurangan emisi karbon yang dihasilkan dari penggunaanbiofuel berkontribusi pada upaya mitigasi perubahan iklim(Asase, Okechukwu &Ivantsova, 2024). Aceh, melalui langkahini, membantu Indonesia mencapai target pengurangan emisi gas rumah kaca yang telah disepakati dalam berbagai perjanjianinternasional. Ini menempatkan Aceh sebagai pelopor dalamupaya global untuk menjaga keseimbangan lingkungan. Pelatihan dan edukasi menjadi bagian integral dari proyek ini. Petani dan pekerja industri diberikan pelatihan tentang teknologibiofuel dan praktik pertanian berkelanjutan. Pemerintah dan universitas setempat menyelenggarakan workshop dan program pelatihan secara reguler, memastikan bahwa seluruh rantaiproduksi biofuel berjalan dengan efisien dan ramah lingkungan.

Proyek biofuel Aceh juga menarik minat investor dan penelitidari berbagai negara. Potensi besar yang dimiliki Aceh diakuisecara internasional, membuka peluang kerjasama yang dapatmembawa lebih banyak investasi dan inovasi teknologi kedaerah ini. Kerjasama internasional ini diharapkan mempercepatpengembangan sektor biofuel dan memperkuat posisi Aceh di pasar energi terbarukan global. Aceh bisa merencanakan eksporbiodiesel ke pasar internasional, mengingat permintaan global akan bahan bakar hijau yang terus meningkat. Ekspor ini tidakhanya akan meningkatkan pendapatan daerah tetapi juga mempromosikan Aceh sebagai pusat inovasi energi hijau. Potensi ini menjadikan Aceh sebagai pemain utama dalamindustri biofuel dunia.

Dengan langkah-langkah yang diambil, Aceh menunjukkanbahwa inovasi energi terbarukan dapat diwujudkan dengankemauan dan kerjasama yang kuat. Teknologi biofuel di Aceh adalah contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta dapat menghasilkan solusi energiyang berkelanjutan dan bermanfaat luas (Marzal, 2023; Rahmat & Fadhilah, 2022).

Melalui inovasi ini, Aceh tidak hanyamengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil tetapi juga menginspirasi daerah lain untuk mengikuti jejaknya, membawaharapan baru bagi masa depan energi yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Referensi:

1. Asase, R. V., Okechukwu, R. N & Ivantsova, M. N. (2024). Biofuels: present and future. Environment, Environment, Development and Sustainabilityhttps://doi.org/10.1007/s10668-024-04992-w
2. Al-Hakim, R.R. (2020). Model Energi Indonesia, TinjauanPotensi Energi Terbarukan Untuk Ketahanan Energi Di Indonesia: Sebuah Ulasan. ANDASIH Jurnal Pengabdiankepada Masyarakat. 1(1), pp: 11-21.
3. Antara. (2023). Pemerintah Aceh maksimalkan produksienergi terbarukan 2023. Kantor Berita Indonesia. https://www.antaranews.com/berita/3413976/pemerintah-aceh-maksimalkan-produksi-energi-terbarukan-2023
4. de Medeiros, T. V., Macina, A., & Naccache, R. (2020). Graphitic carbon nitrides: Efficient heterogeneous catalysts for biodiesel production. Nano Energy, 78, 105306. https://doi.org/10.1016/j.nanoen.20 20.105306
5. Feng, Y., Qiu, T., Yang, J., Li, L., & Wang, X. (2017). Transesterification of palm oil to biodiesel using Brønsted acidic ionic liquid as high-efficient and ecofriendly catalyst. Chinese Journal of Chemical Engineering. https://doi.org/10.1016/j.cjche.2017 .06.027
6. Kuss, V. V., Kuss, A. V., Rosa, R. G. da, Aranda, D. A. G., & Cruz, Y. R. (2015). Potential of biodiesel production from palm oil at Brazilian Amazon. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 50, 1013–1020. https://doi.org/10.1016/j.rser.2015. 05.055
7. Laosuttiwong, T., Ngaosuwan, K., Kiatkittipong, W., Wongsawaeng, D., Kim-Lohsoontorn, P., & Assabumrungrat, S. (2018). Performance comparison of different cavitation reactors for biodiesel production via transesterification of palm oil. Journal of Cleaner Production, 205, 1094–1101. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.20 18.09.159
8. Marzal, R. (2023). “Potensi Biofuel di Indonesia: Studi Kasus Aceh.” Jurnal Energi Terbarukan, 15(2), 123-137.
9. Rahmat, A., & Fadhilah, S. (2022). “Inovasi TeknologiBiofuel di Aceh.” Majalah Teknologi Hijau, 10(4), 45-58.
10. Pemerintah Aceh. (2023). “Strategi Pengembangan EnergiTerbarukan di Aceh.” Laporan Tahunan PemerintahDaerah, 34-56.
11. USAID, (2009). Background Study: Replicable And Sustainable Use of Palm Oil Waste By-Products for Employment Creation, Resource Conservation, And Biofuel Production In ACEH. Development Alternatives, Inc. for the United States Agency for International Development.

 

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Peringati Iduladha 1445 H, Grab & OVO Sumbang Empat Sapi Limosin dan Puluhan Kambing untuk Masyarakat dan Mitra Pengemudi

15 June 2024 - 15:45 WIB

Wujudkan Komitmen Perkuat Ekosistem Halal Indonesia, BSI Gelar International Expo 2024

15 June 2024 - 09:43 WIB

Hery Gunardi Dinobatkan CEO of The Year dan BSI Sebagai Bank Syariah Terbaik

15 June 2024 - 09:32 WIB

Wujudkan Komitmen Perkuat Ekosistem Halal Indonesia, BSI Gelar International Expo 2024

15 June 2024 - 08:25 WIB

Telkomsel Sambungkan Senyuman di Momen Iduladha 1445 H

14 June 2024 - 18:46 WIB

BEI Gelar Workshop Regulasi Pengawasan Pasar Modal

14 June 2024 - 17:50 WIB

Trending di EKBIS