Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

UTAMA · 15 Jun 2024 19:45 WIB ·

Kapendam IM Sampaikan Perkembangan Penanganan Kasus Meninggalnya Warga Aceh Timur


 Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda (Kapendam IM) Kolonel Inf Drs. Alim Bahri menggelar konferensi pers pada Sabtu (15/6/2024) FOTO IST Perbesar

Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda (Kapendam IM) Kolonel Inf Drs. Alim Bahri menggelar konferensi pers pada Sabtu (15/6/2024) FOTO IST

RAKYAT ACEH | BANDA ACEH – Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda (Kapendam IM) Kolonel Inf Drs. Alim Bahri menggelar konferensi pers pada Sabtu (15/6/2024), untuk menyampaikan perkembangan penanganan kasus meninggalnya seorang warga Aceh Timur bernama Sulaimansyah (36), warga Dusun Wih Porak, Desa Terujak, Kecamatan Serba Jadi, Aceh Timur yang diduga melibatkan oknum TNI.

Kapendam menyampaikan bahwa Salat Ibrahim, yang merupakan orang tua dari Sulaimansyah telah membuat pengaduan ke Subdenpom IM/1 Langsa pada tanggal 20 Mei 2024 pukul 20.30 WIB.

Menindaklanjuti pengaduan tersebut, Denpom IM/1 bersama Subdenpom Langsa segera melaksanakan penyelidikan. Sementara itu Kodam IM pun membentuk tim investigasi yang bekerja dari tanggal 21 hingga 29 Mei 2024.

“Setelah melalui proses investigasi yang menyeluruh, Denpom IM/1 menggelar perkara di Mapomdam IM bersama Oditur Militer pada tanggal 30 Mei 2024 ” ujarnya.

Kolonel Alim Bahri menjelaskan tentang tahapan penyidikan dimulai pada tanggal 4 Juni 2024 dan masih berlangsung hingga saat ini. Diperkirakan, berkas perkara akan segera dilimpahkan ke Oditur Militer I-01 Banda Aceh pada minggu ketiga bulan Juni tahun 2024, yaitu sekitar tanggal 20 Juni 2024 ini.

Kapendam juga menyampaikan untuk kasus ini masih dalam proses di Pomdam IM sejauh mana keterlibatan yang bersangkutan dengan Kasus ini.

Jika memang terbukti, maka Para pelaku (Oknum TNI) tersebut akan dihukum seberat-beratnya sesuai dengan ketentuan Hukum yang berlaku di Militer.

“Kami akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi mengawal kasus ini dengan pihak Pomdam IM dan Oditur Militer Jika ada hal-hal atau perkembangan akan kami sampaikan pada kesempatan berikutnya,” ujar Kapendam IM.

Kapendam juga menuturkan bahwa untuk persidangan ini akan dilaksanakan secara terbuka di Pengadilan militer. “Silahkan datang langsung bagi yang ingin menyaksikan gelar perkara persidangannya nanti ” tegas Kapendam.”

Kodam IM berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan seadil-adilnya dan transparan, dengan mengedepankan asas keadilan dan profesionalisme.

“Kami memahami bahwa insiden ini telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Kami ingin menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak benar dan provokatif. Mari kita bersama-sama menjaga situasi dan kondisi yang aman dan damai,” demikian ujar Kapendam. (RA)

Artikel ini telah dibaca 3,490 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Abu Razak Cek Progres Venue PON

24 July 2024 - 15:00 WIB

Tata Cara Wudhu Sesuai Sunnah

24 July 2024 - 14:47 WIB

Polda Aceh Tahan Mantan Pimpinan Bagian Kredit Bank Mandiri KCP Bener Meriah

24 July 2024 - 12:52 WIB

Polisi akan Tindak Truk Tangki Penyebab Tumpahan CPO di Jalan

24 July 2024 - 11:42 WIB

Jalin Sinergi dan Koordinasi, Kakanwil Pajak Kunjungi Polda Aceh

23 July 2024 - 19:59 WIB

Komitmen OJK Tingkatkan Literasi dan Akses Keuangan Syariah bagi UMKM dan Santri di Aceh

23 July 2024 - 19:52 WIB

Trending di UTAMA