Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 20 Jun 2024 20:37 WIB ·

Polisi Limpahkan Ibu dan Selingkuhan Kasus Pembunuhan Anak kepada Jaksa


 Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat saat menyerahkan dua tersangka dugaan kasus pembunuhan anak ke Jaksa Negeri Meulaboh. Perbesar

Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat saat menyerahkan dua tersangka dugaan kasus pembunuhan anak ke Jaksa Negeri Meulaboh.

RAKYAT ACEH I MEULABOH – Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat limpahkan tahap II tersangka dan barang bukti dugaan kasus tindak pidana pembunuhan terhadap anak dibawah umur kepada Kejaksaan Negeri setempat. Meulaboh, Kamis (20/6/2024).

 

Pelimpahan tahap kedua kasus kekerasan terhadap anak dan pembunuhan berencana tersebut, berdasarkan surat Kajari Aceh Barat tentang penyidik sudah lengkap nomor: B-1521 / L. 18/Eoh. 1/ 06/ 2024 tgl 03 Juni 2024.

 

Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana, S.I.K., M.H melalui Kasat Reskrim Iptu Fachmi Suciandy S.H, membenarkan pihaknya telah melakukan pelimpahan tahap kedua tersangka dan barang bukti dugaan kasus tindak pidana pembunuhan terhadap anak dibawah umur kepada pihak Kejaksaan Negeri Meulaboh.

 

“Harapan kita pelaku dapat dihukum setimpal atas perbuatan yang telah dilakukan, sesuai aturan yang berlaku,” harap Kasat Reskrim.

 

Adapun kedua tersangka yang turut diserahkan, AZ (22 tahun) selingkuhan ibu korban, warga Gampong Teungoh, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat dan PR (27 tahun) ibu kandung korban, tercatat warga Desa Bengkalak, Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue.

 

Iptu Fachmi mendetailkan, sanksi hukum yang dijeratkan dari perkara tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur / pembunuhan berencana, Pasal 340 jo pasal 55 dari KUHPidana jo pasal 76.C Jo pasal 80 ayat (3).

 

“Selain itu, juga terjerat Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” rinci Iptu Fachmi.(den)

Artikel ini telah dibaca 115 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Dukung PON dan Ekonomi Syariah, KB Bank Syariah Hadir di Lhokseumawe

14 July 2024 - 19:24 WIB

Pimpinan DPRA Minta Menteri PUPR Segera Bangun Jalan Dua Jalur Meulaboh-Jeuram

14 July 2024 - 13:44 WIB

Kemenkumham Aceh Audiensi dengan Forkopimda Simeulue, Bahas Aset Tanah dan Bangunan Lapas Sinabang

13 July 2024 - 12:13 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Ini Pesan Danrem Lilawangsa untuk Prajurit TNI

11 July 2024 - 19:55 WIB

Kodim 0102/Pidie Terima Kunjungan Kerja Tim Pengawasan Teknis Teritorial Irpusterad

10 July 2024 - 12:23 WIB

H.Fathani Khitan Puluhan Anak Yatim dan Anak Dhuafa di Lhokseumawe

9 July 2024 - 19:41 WIB

Trending di DAERAH