RAKYAT ACEH | MEULABOH – Intensitas hujan dan angin tinggi melanda pedalaman kabupaten Aceh Barat menyebabkan erosi di Gampong Meutulang, Kecamatan Panton Reu. Sedikit delapan unit rumah berdekatan daerah aliran sungai terancam rusak parah.
Kepala BPBD Aceh Barat T. Ronal Nehdiansyah, di Meulaboh, Senin (24/2/2025) membenar ada terjadinya bencana erosi imbas Intensitas hujan dan angin tinggi melanda pedalaman kabupaten Aceh Barat.
“Berdasarkan data yang masuk, sedikitnya ada 8 rumah alami rusak parah,” ucapnya.
Informasi lapangan, sambung Ronal, erosi terjadi pada Sabtu (22/2/2025) sekira pukul 18.25 Wib, hingga menyebabkan kerusakan parah pada 8 unit rumah warga Gampong Meutulang, Kecamatan Panton Reu.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun 8 keluarga yang rumahnya rusak, terpaksa harus mengungsi untuk sementara,” terang Ronal.
Bupati Aceh Barat, Tarmizi yang memperoleh informasi, langsung memberikan perintah untuk menyalurkan bantuan bagi warga terdampak erosi di Gampong Meutulang, Kecamatan Panton Reu, pada Minggu (23/2/2025).
Bantuan ini disalurkan melalui Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Camat Panton Reu juga diminta untuk standby di lokasi kejadian guna memantau langsung kondisi terkini di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga yang terdampak musibah.
“Alhamdulillah BPBD bersama dengan Dinsos serta unsur Forkopimcam Kecamatan Panton Reu telah berhasil menyalurkan bantuan masa panik berupa beras, baju paket, selimut, matras dan hygine kit kepada warga terdampak bencana,” tambah Ronal.
Pada Senin (24/2/2025), pihak BPBD melakukan pemotongan pohon untuk memudahkan pemindahan jalur listrik dan selama keadaan kerentanan membuka dapur umum.
Pemerintah berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menghadapi bencana dan memastikan segala bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran serta bermanfaat bagi para korban.(den)