class="post-template-default single single-post postid-133593 single-format-standard wp-custom-logo" >

Menu

Mode Gelap
Pj Bupati Simeulue Mendadak Pantau Harga Daging Meugang Puan Hadiri Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang Pada Kamis Siang Jelang Ramadhan, Pegawai Baitul Mal Aceh Utara Bersihkan Masjid Kecamatan Kapolda Aceh Serahkan 3.450 Paket Sembako dan Daging Meugang dalam Baksos Polri Presisi Mahasiswa Umuslim Berhasil Tembus Semifinal Kejuaraan ASEAN Young Talent Speaker Contest di Malaysia

LHOKSEUMAWE · 25 Feb 2025 18:54 WIB ·

10 Hari Tenggelam di Krueng Pase, Mayat Bocah Laki-laki Ditemukan di Perairan Lhokseumawe


 Tim gabungan dari berbagai unsur melakukan evakuasi penemuan mayat Farhat Zulkifli (6), di perairan Lhokseumawe, pada Selasa (25/2).  Perbesar

Tim gabungan dari berbagai unsur melakukan evakuasi penemuan mayat Farhat Zulkifli (6), di perairan Lhokseumawe, pada Selasa (25/2). 

RAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE – Warga di sekitar pesisir Ujung Blang, Kota Lhokseumawe, digegerkan dengan penemuan mayat anak laki-laki yang mengapung di perairan, Selasa (25/2) siang.

Mayat tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang nelayan kepada Panglima Laot Lhok Pusong, Kaharuddin, yang kemudian melaporkan ke Satuan Polairud Polres Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, S.I.K., melalui Kasi Humas Salman Alfarasi, SH, MH, menyampaikan, penemuan mayat dilaporkan sekitar pukul 12.15 WIB. Berdasarkan laporan dari Nahkoda KM Jeddah bernama Muli, mayat ditemukan terapung sekitar 5 mil dari bibir pantai Ujung Blang.

Menerima laporan tersebut, Satuan Polairud Polres Lhokseumawe segera berkoordinasi dengan SAR Kota Lhokseumawe untuk melakukan evakuasi.

Sekitar pukul 14.00 WIB, tim gabungan yang terdiri dari Sat Polairud Polres Lhokseumawe, BKO Dit Polairud Polda Aceh, dan SAR Kota Lhokseumawe, SAR Aceh Utara, berangkat ke lokasi menggunakan Rubber Boat milik Sat Polairud.

“Setibanya di lokasi pada pukul 14.45 WIB, tim langsung melakukan proses evakuasi dan membawa jenazah ke Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pusong Lama. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada petugas medis untuk dibawa ke Rumah Sakit Cut Meutia guna proses identifikasi lebih lanjut,”kata Salman, dalam keterangannya kepada Rakyat Aceh, Selasa (25/2) sore.

Berdasarkan informasi masyarakat, korban diduga adalah Farhat Zulkifli (6), warga Gampong Masjid, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, yang dilaporkan tenggelam 10 hari lalu di Sungai Krueng Pase.

Proses evakuasi berjalan lancar tanpa hambatan. Saat ini, pihak kepolisian masih berkoordinasi dengan keluarga korban untuk proses lebih lanjut.

Polres Lhokseumawe mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar perairan dan sungai, untuk lebih berhati-hati serta mengawasi anak-anak saat bermain di dekat air guna mencegah kejadian serupa. (arm/hra)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Kapolres Lhokseumawe Hadiri Peusijeuk Mushalla Dayah QAHA

27 February 2025 - 16:18 WIB

Jelang Ramadhan, Pegawai Baitul Mal Aceh Utara Bersihkan Masjid Kecamatan

27 February 2025 - 15:36 WIB

Satpol PP dan WH Ciduk Puluhan Pelanggar Syariat Islam

26 February 2025 - 14:50 WIB

Korem Lilawangsa Renovasi Tempat Wudhuk Masjid Agung Lhokseumawe

25 February 2025 - 19:33 WIB

Puluhan ASN Lhokseumawe Terjaring Razia di Warkop

25 February 2025 - 18:41 WIB

Polres Lhokseumawe Perkuat Silaturahmi dengan Organisasi Wartawan

25 February 2025 - 18:31 WIB

Trending di LHOKSEUMAWE