class="post-template-default single single-post postid-120698 single-format-standard wp-custom-logo" >

Menu

Mode Gelap
PNL dan PGE Sepakat Pengembangan SDM Migas Unggul Pj Wali Kota dan Kapolres Lhokseumawe Ikut Vicon Rakor Ketahanan Pangan 2025 Ratusan Tenaga Kesehatan R2 dan R3 Geruduk Kantor Bupati Bireuen Pj. Bupati Aceh Barat Menang Kasasi di Mahkamah Agung melawan PT Gading Bhakti Sales Dibekuk Polisi di Banda Aceh, Ini Kasusnya

INTERNASIONAL · 26 Aug 2024 16:53 WIB ·

Hizbullah Hujani 320 Roket, Israel Status Darurat 48 Jam


 SERANGAN BALASAN: Roket UAV yang ditembakkan Hizbullah dari Lebanon Selatan diintersep Angkatan Udara Israel di wilayah udara sisi utara Israel, Minggu (25/8). (AFP) Perbesar

SERANGAN BALASAN: Roket UAV yang ditembakkan Hizbullah dari Lebanon Selatan diintersep Angkatan Udara Israel di wilayah udara sisi utara Israel, Minggu (25/8). (AFP)

HARIANRAKYATACEH.COM – Serangan balasan yang dijanjikan itu datang juga. Kemarin (25/8) pasukan Hizbullah yang berbasis di Lebanon Selatan meluncurkan ratusan roket ke Israel. Serangan itu merupakan respons balasan dari Hizbullah.

Israel membunuh Komandan Tinggi Hizbullah Fuad Shukr di Beirut, Lebanon, pada akhir Juli (30/7). Selain membunuh Shukr, di waktu yang berimpitan, Israel juga membunuh petinggi Hamas Ismail Haniyeh di Teheran, Iran.

Atas pembunuhan itu, Hizbullah maupun Iran menjanjikan serangan balasan kepada Israel. Dan, itulah yang dilakukan Hizbullah. Kelompok yang didukung Iran tersebut menembakkan sekitar 320 roket dari Lebanon ke situs-situs utama Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

”Memulai serangan udara dengan sejumlah besar pesawat nirawak yang menargetkan jauh ke dalam Israel. Menargetkan sejumlah posisi dan barak musuh serta platform Iron Dome dengan sejumlah besar roket. Operasi militer akan memakan waktu untuk diselesaikan,” bunyi pernyataan resmi Hizbullah seperti dikutip AFP.

 

Serangan Hizbullah itu membuat Israel menetapkan status darurat selama 48 jam, terhitung mulai Minggu (25/8) pukul 06.00. Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant menyebutkan, pihaknya meluncurkan serangan preemtif ke Lebanon.

”Deklarasi keadaan darurat memungkinkan IDF untuk mengeluarkan instruksi kepada warga Israel, termasuk membatasi pertemuan dan menutup lokasi yang mungkin relevan,” ujar Gallant.

Juru Bicara IDF Daniel Hagari menyatakan, Israel menembakkan 40 roket ke wilayah Lebanon Selatan. Negeri Yahudi itu juga mengklaim bahwa serangan Hizbullah berhasil dihalau.

Namun, klaim itu dimentahkan Hizbullah. ”Operasi militer kami hari ini telah selesai dan terlaksana. Klaim Israel tentang tindakan pencegahan yang dilakukannya serta penggagalan serangan perlawanan adalah klaim kosong,” jelas Hizbullah seperti dikutip Al Jazeera.

 

Kelompok yang dipimpin Hassan Nasrallah itu menyatakan, serangannya menghantam 11 instalasi militer Israel, termasuk pangkalan Meron dan 4 lokasi di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Tel Aviv.

Sirene darurat terus bergaung di berbagai penjuru Israel. IDF juga meminta warga di utara untuk mengungsi ke selter jika diperlukan. Warga dilarang pula untuk berkerumun sementara waktu.

Sejumlah foto bukti yang dipublikasikan kantor berita Reuters memotret dengan jelas kerusakan di sejumlah titik yang terdampak serangan di Israel utara. Sejumlah warga tampak berdiri di luar bangunan tempat tinggal yang rusak dan semrawut di Acre, Israel Utara.

Bandara Internasional Ben Gurion di Tel Aviv pun sempat ditutup. Seluruh penerbangan dari dan menuju bandara ditangguhkan. Penerbangan masuk dialihkan, sedangkan penerbangan keluar dihentikan sementara.

Otoritas Bandara Israel mengumumkan menutup bandara kemarin pukul 05.20 dan baru membukanya lebih 1,5 jam kemudian pukul 07.00. Direktur Jenderal Bandara Ben Gurion Udi Bar Oz menuturkan, kemarin dijadwalkan ada 310 penerbangan internasional dengan lebih dari 50 ribu penumpang. Jumlah itu terdiri atas maskapai penerbangan nasional Isr
Editor: Ilham Safutra

Sumber: Reuters, al jazeera, AFP

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Tenaga Non-ASN Pemerintah Aceh Desak Kepastian Pengangkatan sebagai PPPK Penuh Waktu

14 January 2025 - 16:37 WIB

Tenaga Non ASN R2 dan R3 Demo Kantor Bupati Aceh Utara, Tuntut Diangkat PPPK Penuh Waktu

14 January 2025 - 09:16 WIB

PGRI Aceh akan Laksanakan Konferensi Provinsi

13 January 2025 - 19:09 WIB

Pemerintah Aceh Tegaskan Komitmen Penanganan Banjir Secara Komprehensif

13 January 2025 - 17:50 WIB

DPRK Aceh Besar Gelar Paripurna Hasil Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

13 January 2025 - 17:41 WIB

Disdukcapil Kekosongan Kertas HVS, YARA Serahkan Sumbangan

13 January 2025 - 16:45 WIB

Trending di UTAMA