class="post-template-default single single-post postid-36565 single-format-standard wp-custom-logo" >

Menu

Mode Gelap
Ilmuwan Berhasil Kembangkan Otak Simpanse Tercanggih Ratusan Tenaga Non-ASN Desak Diangkat P3K Penuh Waktu DPR Aceh Segera Panggil BKA PNL dan PGE Sepakat Pengembangan SDM Migas Unggul Pj Wali Kota dan Kapolres Lhokseumawe Ikut Vicon Rakor Ketahanan Pangan 2025 Ratusan Tenaga Kesehatan R2 dan R3 Geruduk Kantor Bupati Bireuen

METROPOLIS · 29 Sep 2020 06:55 WIB ·

Aceh Masuk Provinsi Prioritas Penanganan COVID-19


 Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, saat kunjungan kerja ke Aceh. Doni Monardo mengusulkan Aceh dan Bali masuk ke dalam provinsi penanganan ekstra virus Korona. (dok/humas pemerintah aceh) Perbesar

Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, saat kunjungan kerja ke Aceh. Doni Monardo mengusulkan Aceh dan Bali masuk ke dalam provinsi penanganan ekstra virus Korona. (dok/humas pemerintah aceh)

JAKARTA (RA) – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menambah dua provinsi yang perlu mendapatkan penanganan ekstra virus Korona.

Doni mengatakan penambahakan dua provinsi tersebut adalah Bali dan Aceh. Dua provinsi tersebut karena angka penularan Covid-19 terus saja bertambah.

“Kami usulkan tambahan dua provinsi yaitu Bali dan Aceh karena peningkatannya tinggi,” ujar Doni usai rapat bersama Presiden Jokowi di Jakarta, Senin (28/9).

Doni juga mengatakan, dengan usulan tambahan dua provinsi tersebut. Maka totalnya ada sepuluh provinsi untuk dilakukan penanganan ekstra antara dirinya dan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

“Sehingga totalnya ada sepuluh provinsi. Ini langkah-langkah dilakukan melalui kampanye perubahan prilaku,” katanya.

Di 10 provinsi prioritas itu, Satgas Covid-19 akan menggaungkan perubahan perilaku untuk menekan penularan virus corona. Selain itu, lanjut Doni, Presiden Jokowi juga meminta transportasi publik memasang imbauan protokol kesehatan.

“Kapolri melalui Seskab menjelaskan ada kerja sama Mabes Polri dengan organisasi angkutan untuk memasang protokol kesehatan di seluruh transportasi,” jelas Doni.

Menurut Doni, dirinya telah bekerja sama dengan 5.800 wartawan di seluruh provinsi untuk melakukan perubahan prilaku. Sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang valid dan tidak termakan hoaks.

“Kerja sama untuk melibatkan 5.800 wartawan dari seluruh provinsi dari Aceh sampai Papua,” ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dan Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo menurunkan kasus Covid-19 di 8 provinsi dalam waktu dua minggu.

Delapan provinsi itu antara lain, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Papua. (jpnn/ra)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Ketua DPRA Serahkan Berkas Pengesahan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih ke Wamendagri

15 January 2025 - 18:13 WIB

Dokumen Penetapan Gubernur – Wagub Aceh Terpilih Diserahkan ke Wamendagri

15 January 2025 - 18:07 WIB

Ratusan Tenaga Non-ASN Desak Diangkat P3K Penuh Waktu DPR Aceh Segera Panggil BKA

15 January 2025 - 14:47 WIB

Tenaga Non-ASN Pemerintah Aceh Desak Kepastian Pengangkatan sebagai PPPK Penuh Waktu

14 January 2025 - 16:37 WIB

Sales Dibekuk Polisi di Banda Aceh, Ini Kasusnya

14 January 2025 - 12:16 WIB

Tenaga Non ASN R2 dan R3 Demo Kantor Bupati Aceh Utara, Tuntut Diangkat PPPK Penuh Waktu

14 January 2025 - 09:16 WIB

Trending di LHOKSEUMAWE