Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

UTAMA · 22 Apr 2024 20:20 WIB ·

Hingga 17 April 2024, Ditlantas Polda Aceh Catat 184 Penguna Jalan Meninggal Dunia


 Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, saat memaparkan angka laka lantas di Ditlantas Polda Aceh. (Baihaqi) Perbesar

Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, saat memaparkan angka laka lantas di Ditlantas Polda Aceh. (Baihaqi)

RAKYAT ACEH | BANDA ACEH – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh menyatakan sejak 1 Januari hingga 17 April 2024, korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (laka Lantas) di jalan raya mencapai 184 orang dari 1.042 kasus laka lantas.

“Polda Aceh sangat prihatin dengan jumlah korban yang meninggal jika dibandingkan dengan jumlah pendudukan Aceh dan sarana prasarana yang dimiliki Aceh yang dinilai sudah baik,” kata Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, saat memaparkan angka laka lantas di Banda Aceh, Senin, 22 April 2024.

Iqbal mengatakan korban luka berat dalam laka lantas tersebut sebanyak 72 orang dan korban luka ringan sebanyak 1.658 orang dengan wilayah terbanyak kasus laka lantas yaitu di Banda Aceh, Aceh Timur dan Bireuen.

“Di Banda Aceh mencapai 179 kasus, Aceh Timur sebanyak 130 kasus dan Bireuen sebanyak 114 kasus,” ucapnya.

Iqbal menyebutkan akibat kecelakaan itu jumlah kerugian material (kermat) ditaksir mencapai Rp 2,8 miliar. Pihaknya juga mencatat beberapa lokasi laka lantas yang menyebabkan banyak korban mulai dari luka-luka hingga meninggal dunia.

“Seperti baru-baru ini laka lantas di Lamreh, Aceh Besar, kemudian juga di Beutong Ateuh Nagan Raya dan Peureulak Aceh Timur. Untuk di Lamreh itu, ditahun 2023 juga terjadi kecelakaan yang mengakibat tujuh warga meninggal dunia,” sebutnya.

Iqbal juga menyebutkan selama Operasi Ketupat Seulawah pihaknya mencatat angka Laka lantas mencapai 67 kasus. Dengan rincian korban meninggal dunia 25 orang, luka berat 12 orang dan luka ringan 120 orang serta total kerugian materialnya mencapai Rp 343 juta. (bai)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Razia Visa Jamaah Haji oleh Polisi Arab Saudi Makin Ketat

29 May 2024 - 15:28 WIB

Biadab! Sudah Tewaskan Puluhan Nyawa, Israel Bantah Serang Tenda-Tenda Pengungsi di Rafah

29 May 2024 - 15:14 WIB

Disdik Gelar Rapat Koordinasi dengan MPD: Kolaborasi Menuju Pendidikan Aceh yang Lebih Baik

29 May 2024 - 10:43 WIB

Kadisdik Tinjau Pelaksanaan PPDB di SMAN 4 Banda Aceh

29 May 2024 - 10:39 WIB

Pemerintah Aceh Komit Dorong Pemilihan Gubernur yang Demokratis

28 May 2024 - 23:13 WIB

Kemensos Gelar Isbat Nikah 176 Pasangan Lanjut Usia

28 May 2024 - 23:00 WIB

Trending di UTAMA