Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

INTERNASIONAL · 26 Jan 2024 15:28 WIB ·

Rakyat Palestina Terancam Harus Berperang dengan Pemukim Ilegal asal Israel di Wilayah Tepi Barat


 Pemukim ilegal asal Israel yang dipersenjatai IDF/MEMO/Getty Image Perbesar

Pemukim ilegal asal Israel yang dipersenjatai IDF/MEMO/Getty Image

HARIANRAKYATACEH.COM – Rakyat Palestina tidak hanya berlindung dari upaya genosida militer Israel, mereka juga harus siap berperang dengan pemukim ilegal Israel yang dipersenjatai oleh IDF.

Di West Bank atau Tepi Barat Palestina, terdapat cukup banyak pemukim yahudi asal Israel, mereka telah dipersenjatai dengan senjata militer untuk tinggal di daerah tersebut.

Dilansir dari MEMO (26/1), Kementerian Luar Negeri Palestina memperingatkan terhadap rencana mempersenjatai pemukim ilegal Israel di wilayah Tepi Barat yang dikuasai Israel.

Kemenlu Palestina juga menyerukan PBB dan komunitas internasional untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencegah tindakan tersebut diterapkan.

 

Hal ini terjadi setelah surat kabar Haaretz melaporkan bahwa tentara sedang mempertimbangkan rencana untuk mempersenjatai pemukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat yang diduduki dengan rudal anti-tank untuk mengatasi skenario serupa dengan operasi perlawanan yang dilakukan oleh Hamas pada 7 Oktober.

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Palestina memperingatkan bahwa rencana tersebut akan menambah atau menuang bahan bakar api konflik serta memperburuk situasi di Tepi Barat yang telah dikuasai Israel dan menjerumuskannya ke dalam siklus kekerasan yang tidak pernah berakhir.

Kementerian tersebut menuduh Israel ingin mengulangi kehancuran, genosida, dan pengungsian yang terjadi di Jalur Gaza dan menerapkan hal yang sama di Tepi Barat yang sedang dikuasai mereka.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, mengumumkan bahwa jumlah korban tewas akibat agresi Israel di Gaza telah meningkat menjadi 25.700 orang, dan 63.740 warga Palestina terluka.

Kementerian Luar Negeri Palestina minta PBB dan komunitas internasional untuk menindaklanjuti masalah mempersenjatai milisi pemukim serta mengambil tindakan yang diperlukan berdasarkan hukum internasional untuk memaksa pemerintah Israel membongkar, menarik senjata mereka, hingga mencabut perlindungan bagi pemukim ilegal tersebut.

Sejak pecahnya perang Israel di Jalur Gaza, tentara penjajah Israel telah meningkatkan serangannya di Tepi Barat, menewaskan 371 warga Palestina dan melukai sekitar 4.250 lainnya, selain itu mereka juga menangkap 6.255 orang dari Palestina.

***

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Cara Menyambut Bulan Suci Ramadhan

3 March 2024 - 16:01 WIB

Hamas: Rusia harus jadi aktor penyelesaian konflik Jalur Gaza

3 March 2024 - 15:52 WIB

Seleksi Tim PON Aceh, PSSI Aceh Panggil 121 Pemain

3 March 2024 - 14:17 WIB

Kadis Sosial Aceh Gelar Pertemuan dengan Pilar Sosial Wilayah Barat Selatan

2 March 2024 - 20:57 WIB

APBA 2024 Belum Disetujui DPRA, Pj Gubernur Terbitkan Pergub untuk Pembayaran Gaji dan Tunjangan ASN

2 March 2024 - 16:52 WIB

Bekerja Sudah Maksimal, Penyidik Polda Aceh akan Segera Tuntaskan Kasus RS Regional

2 March 2024 - 15:26 WIB

Trending di UTAMA