IKAT Aceh Roadshow ke Masjid

Suasana tahsin Al-Quran. For RA

Tahsin Bacaan Al-Fatihah

BANDA ACEH (RA) – Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh melaksanakan Roadshow Subuh Tahsin Al Qur’an di sejumlah masjid. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam dwi mingguan oleh tim Tahsin IKAT Aceh dari satu masjid ke masjid yang lain.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki bacaan Aquran bagi peserta, wabil khusus surat Al-Fatihah, agar sesuai dengan kaidah bacaan tajwid yang benar,” ujar Ketua Ikat Aceh, M. Fadhillah, Lc. M. Us. didampingi Ust Fadhlul Ridha, Lc selaku koordinator Tim Tahsin IKAT Aceh.

“Progam Tahsin dari mesjid ke mesjid sebagai media bagi para alumni Timur Tengah mendidikasikan ilmunya kepada masyarakat. Fokus kita adalah melahirkan masyarkat yg paham cara mempraktikan dan memperbaiki bacaan surah al-fatihah yang baik dan benar,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dimulai dengan shalat subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan taushiyah singkat dari tim Tahsin IKAT. Usai taushiyah langsung dibentuk halaqah-halaqah kecil di setiap sudut dan tiang masjid bersama para jamaah.

“Jamaah memperdengarkan bacaan Al-Fatihah mereka dan tim tahsin menuntun jamaah dan memperbaiki bacaan bila ditemukan kesalahan tajwidnya, juga melanjutkan kepada ayat ayat lainnya,” jelas Fadhilah.

Adapun para pengajar adalah tim tahsin IKAT Aceh yang telah mendapatkan keilmuan Alquran secara bersanad yang sampai kepada Rasulullah SAW dari guru mereka ketika mereka belajar di Timur Tengah.

“Saat ini sudah dilaksanakan empat pertemuan, masih fokus di Banda Aceh, insyaallah setelah ini ke kabupaten kabupaten lain, pesertanya beragam, dari anak anak berusia 7 sampai yang sudah sepuh, berusia 65 tahun,” tambahnya.

Sementara itu, sebanyak 71 orang jama’ah Masjid Syeikh Abdurrauf Gampong Blang Oi mengikuti tahsin bacaan surat Al-Fatihah bersama tim Tahsin IKAT Aceh, Ahad (17/1) kemarin.

Salah seorang imam Masjid Syeikh Abdurrauf Gampong Blang Oi Muhammad Nafis mengapresiasi kegiatan ini.

“Kegiatan ini sangat penting bagi jama’ah dan juga kaum muslimin secara umum. Banyak diantara kita yang jarang memperdengarkan bacaan Al Fatihah-nya kepada yang lebih mampu,” ungkap Nafis. (ril/icm)